Soppeng, Rajapena.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., meminta seluruh atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026 tidak sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga menunjukkan karakter dan kehormatan sebagai duta daerah.
Pesan itu disampaikan Suwardi Haseng saat melepas secara resmi 276 personel kontingen Kabupaten Soppeng di Aula Kantor Gabungan Dinas Pemkab Soppeng, Kamis (5/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menaruh harapan besar kepada seluruh atlet agar mampu memberikan penampilan terbaik pada kompetisi yang berlangsung di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo, 7–14 November 2026.
Menurut Suwardi, PORPROV merupakan kesempatan penting untuk membuktikan potensi atlet sekaligus mengukur sejauh mana hasil pembinaan olahraga di Kabupaten Soppeng.
Ia menegaskan, setiap atlet yang turun bertanding membawa tanggung jawab besar karena melekat pada diri mereka nama daerah, kehormatan, dan harapan masyarakat Soppeng.
Karena itu, Bupati secara khusus menyampaikan tiga pesan yang harus menjadi perhatian seluruh anggota kontingen.
Pertama, berjuang dengan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi terbaik. Para atlet diminta tidak merasa minder menghadapi peserta dari daerah lain. Kepercayaan diri, kedisiplinan, latihan, serta kekuatan mental menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan.
Kedua, menjadikan sportivitas sebagai prinsip dalam bertanding. Bupati meminta atlet menghormati lawan, mematuhi keputusan wasit dan juri, serta menerima setiap hasil pertandingan dengan sikap dewasa.
"Menang dengan terhormat adalah kebanggaan, dan menerima kekalahan dengan lapang dada adalah bagian dari jiwa seorang olahragawan sejati," ujarnya.
Ketiga, menjaga nama baik Kabupaten Soppeng selama berada di lokasi pertandingan. Atlet diharapkan memperlihatkan sikap santun, disiplin, rendah hati, serta mampu menjaga hubungan baik dengan seluruh peserta dari daerah lain.
"Saudara-saudara sekalian bukan sekadar peserta pertandingan, tetapi membawa nama daerah, kehormatan daerah, serta harapan masyarakat Kabupaten Soppeng," tegasnya.
Suwardi juga mengingatkan bahwa keberhasilan olahraga tidak bisa dibangun secara instan. Dibutuhkan pembinaan berkelanjutan, kerja sama, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk mencetak atlet yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
Ia berharap PORPROV XVIII menjadi momentum memperkuat evaluasi dan pembenahan pembinaan olahraga di Kabupaten Soppeng, sehingga ke depan semakin banyak atlet daerah yang mampu mengukir prestasi hingga tingkat nasional.
Sebelum prosesi pelepasan, Bupati secara simbolis memasangkan jaket dan topi kontingen kepada perwakilan atlet. Selanjutnya, dilakukan penyerahan bendera kontingen dari Bupati kepada Ketua Kontingen, Adi Setiadi.
Dalam laporan panitia, Adi Setiadi yang juga menjabat Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Soppeng mengungkapkan, kontingen Soppeng diperkuat 276 personel, terdiri atas 170 atlet, 45 pelatih, 39 ofisial, dan 22 manajer cabang olahraga.
Mereka akan mengikuti 19 cabang olahraga yang dipertandingkan di dua kabupaten penyelenggara, yakni Bone dan Wajo.
Untuk mendukung kenyamanan kontingen, panitia telah menyiapkan 24 pondokan, dengan rincian sembilan pondokan di Kabupaten Wajo dan 15 pondokan di Kabupaten Bone.
Adi berharap seluruh atlet dapat menjaga kondisi, disiplin, kekompakan, dan sportivitas selama mengikuti pertandingan.
Pelepasan ini sekaligus menjadi awal perjuangan kontingen Kabupaten Soppeng dalam membawa misi prestasi dan mengharumkan nama daerah pada pesta olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.
Usai kegiatan, seluruh atlet dan jajaran kontingen mengabadikan kebersamaan melalui swafoto bersama.
Soppeng Sukses, Soppeng Juara, Soppeng Berprestasi!
(Andi Asrul)
