Rektor UNIPOL Soppeng Jadikan Riset sebagai Mesin Inovasi Kampus

Rektor UNIPOL Soppeng Jadikan Riset sebagai Mesin Inovasi Kampus

Sabtu, 19 September 2026


Makassar, Rajapena.com, Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng kembali mempertegas komitmennya membangun tradisi akademik yang kuat melalui penelitian dan inovasi.


Komitmen itu ditunjukkan Rektor UNIPOL, Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M., saat menghadiri Penandatanganan Kontrak Program Pendanaan Riset dan Pengembangan Tahun 2026 di Kantor LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Jalan Bung KM. 9, Tamalanrea, Makassar, Jumat (18/9/2026).


Kehadiran UNIPOL dalam program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memperluas ruang bagi dosen dan peneliti dalam menghasilkan karya akademik yang berkualitas.


Bukan hanya mengejar peningkatan jumlah publikasi, UNIPOL juga mendorong agar penelitian yang dihasilkan memiliki relevansi dengan persoalan nyata di masyarakat dan kebutuhan pembangunan daerah.


Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M.(K)., M.MedEd., serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi swasta di Sulawesi Selatan.


Bagi Rektor UNIPOL, dukungan pendanaan riset merupakan kesempatan sekaligus tanggung jawab. Karena itu, dana penelitian harus diarahkan untuk memperkuat produktivitas akademik dan menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan.


“Penandatanganan kontrak pendanaan riset ini menjadi momentum penting bagi UNIPOL untuk terus memacu budaya inovasi di kalangan civitas akademika. Kami berkomitmen memanfaatkan riset ini agar tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” tegas Andi Adawiah.


Ia berharap dukungan tersebut mampu meningkatkan semangat para dosen untuk menghasilkan penelitian yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.


Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menghasilkan pengetahuan baru. Karena itu, kegiatan riset harus ditempatkan sebagai bagian penting dari pengembangan institusi, bukan sekadar memenuhi tuntutan akademik.


Andi Adawiah juga menekankan pentingnya publikasi hasil penelitian sebagai bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik perguruan tinggi.


Di sisi lain, hasil penelitian diharapkan dapat membuka peluang lahirnya inovasi dan pengembangan solusi yang bisa diterapkan dalam kehidupan masyarakat.


“Fondasi riset yang kokoh dan berkelanjutan merupakan kunci utama perguruan tinggi dalam melahirkan generasi lulusan yang unggul, inovatif, berjiwa entrepreneurship, serta siap bersaing di ranah global,” ujarnya.


Melalui Program Pendanaan Riset dan Pengembangan Tahun 2026, UNIPOL Soppeng terus mendorong terbentuknya ekosistem akademik yang menghubungkan riset, inovasi, publikasi, kewirausahaan, dan kebutuhan masyarakat.


Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar UNIPOL mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang Unggul, Profesional, Entrepreneurship, dan Global.


(Andi Asrul)