Karhutla Gunung Batu Kappo Ditangani, Tim Gabungan Cegah Api Meluas

Karhutla Gunung Batu Kappo Ditangani, Tim Gabungan Cegah Api Meluas

Rabu, 09 September 2026


Soppeng, Rajapena.com, Personel kepolisian bersama unsur TNI dan kehutanan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Batu Kappo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.


Kebakaran terjadi di kawasan hutan lindung yang ditumbuhi pohon jati dan semak belukar. Luas area yang terdampak diperkirakan sekitar 20 hektare, dengan tingkat kebakaran mencapai kurang lebih 40 persen.


Informasi kebakaran yang diterima langsung ditindaklanjuti personel Polsek Lalabata. Bersama Babinsa Koramil 1423-01 Lalabata dan Tim UPTD KPH Walanae, petugas menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, mapping serta penanganan titik-titik api.


Proses pemadaman berlangsung di tengah kondisi medan perbukitan yang cukup sulit dijangkau. Tim gabungan kemudian melakukan pengendalian api secara bertahap untuk mengantisipasi kobaran menjalar ke kawasan hutan di sekitarnya.


Upaya tersebut dilakukan hingga malam hari. Api akhirnya berhasil dikendalikan, sementara petugas tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.


Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat.


“Sinergi dan kecepatan bertindak sangat diperlukan dalam penanganan Karhutla. Kami mengapresiasi seluruh personel dan pihak terkait yang telah bersama-sama melakukan upaya pengendalian api di lapangan,” ujar Kapolres. Rabu (9/9/2026). 


Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan aktivitas di sekitar kawasan hutan.


“Jangan melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sebelum meluas,” tegasnya.


Polres Soppeng bersama instansi terkait akan terus meningkatkan pemantauan di wilayah rawan Karhutla sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas serta menjaga kelestarian kawasan hutan.


(Andi Asrul)