Makassar, Rajapena.com, Kepengurusan baru DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031 mulai memasuki fase kerja. Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) meminta jajaran pengurus tidak menjadikan pergantian struktur sebagai akhir konsolidasi, tetapi sebagai titik awal untuk memperkuat mesin organisasi.
Hal itu disampaikan IAS saat memimpin rapat pleno sekaligus silaturahmi pengurus di Swiss-Belhotel Waterfront Makassar, Senin (21/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, IAS memperkenalkan Supriansa sebagai Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel. Supriansa akan mendampingi IAS dalam menjalankan kerja-kerja organisasi, bersama Rahman Pina yang dipercaya sebagai Sekretaris dan Amirullah Nur sebagai Bendahara Umum.
IAS menegaskan, target membangun kembali kekuatan Golkar di Sulawesi Selatan tidak dapat dibebankan kepada satu figur. Seluruh kader dan fungsionaris harus mengambil bagian dalam kerja organisasi.
“Pleno pertama ini menjadi catatan untuk mewujudkan ikhtiar kita bersama mencapai tujuan, yakni mengantarkan kejayaan Partai Golkar pada pemilu mendatang. IAS tidak bisa berbuat untuk mencapai target kejayaan itu tanpa kerja sama kita semua. Tanpa teman, saya bukan siapa-siapa,” ujar IAS.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan arah kepengurusan baru Golkar Sulsel. Struktur yang telah terbentuk harus segera diterjemahkan menjadi program dan kerja nyata di lapangan.
IAS meminta Supriansa dan seluruh pengurus melakukan pemetaan potensi di setiap wilayah. Data dan kondisi daerah dinilai penting untuk menentukan langkah organisasi dalam memperkuat posisi Golkar di tingkat legislatif.
Fokusnya adalah membuka ruang bagi penambahan perolehan kursi Golkar di berbagai tingkatan, mulai dari DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi hingga DPR RI.
Konsolidasi juga tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi. Struktur partai di kabupaten dan kota menjadi bagian penting dalam memastikan instruksi organisasi dapat berjalan hingga tingkat akar rumput.
Selain membahas strategi konsolidasi, rapat pleno menetapkan sejumlah agenda internal. Salah satunya pembentukan panitia pelantikan kepengurusan DPD I Golkar Sulsel.
Amirullah Nur dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelantikan. Pengurus juga mulai mempersiapkan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang ditargetkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Rakerda akan menjadi forum untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyusun langkah kerja organisasi ke depan.
Dengan diperkenalkannya jajaran inti baru, IAS kini mendorong Golkar Sulsel memasuki fase konsolidasi yang lebih konkret. Supriansa sebagai Ketua Harian bersama seluruh pengurus dituntut memastikan mesin organisasi tidak hanya aktif di ruang rapat, tetapi benar-benar bergerak di tengah masyarakat dan daerah.
Struktur telah tersusun. Agenda telah dimulai. Kini kerja organisasi menjadi ujian berikutnya bagi kepengurusan baru Golkar Sulsel.
(Andi Asrul)
