Deng Raja Tegaskan Komitmen: Siap Perjuangkan Kepentingan Rakyat Mattabulu

Deng Raja Tegaskan Komitmen: Siap Perjuangkan Kepentingan Rakyat Mattabulu

Kamis, 27 Agustus 2026


Soppeng, Rajapena.com, Bukan sekadar hadir, Arifin alias Deng Raja mulai memperlihatkan sikap politiknya untuk Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata. Sosok yang disebut-sebut sebagai salah satu bakal calon Kepala Desa Mattabulu itu menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.


Deng Raja menghadiri Sosialisasi Batas Kawasan Hutan Tingkat Desa Mattabulu yang digelar di Kantor Desa Mattabulu, Kamis (27/8/2026).


Kehadirannya menjadi momentum untuk melihat langsung berbagai persoalan dan potensi yang ada di tengah masyarakat, termasuk persoalan batas kawasan hutan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.


Bagi Deng Raja, kejelasan batas wilayah bukan perkara administratif semata. Ada kepentingan masyarakat yang harus dikawal agar warga tidak menjadi pihak yang dirugikan akibat ketidakjelasan batas maupun kebijakan pengelolaan kawasan.


“Yang paling utama adalah kepentingan masyarakat. Kalau ada persoalan yang menyangkut rakyat, tentu harus diperjuangkan dan dicarikan jalan keluarnya sesuai aturan,” tegasnya.


Ia juga melihat Mattabulu memiliki potensi besar yang tidak boleh berhenti hanya sebagai kebanggaan daerah. Desa ini sebelumnya masuk 50 besar Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, dengan potensi alam, pertanian, budaya hingga agrowisata yang dinilai menjanjikan.


Potensi tersebut, menurutnya, harus mampu dikonversi menjadi manfaat nyata bagi masyarakat.


“Jangan sampai kita hanya punya potensi, tetapi masyarakat tidak merasakan manfaatnya. Pariwisata harus membuka ruang ekonomi bagi warga, UMKM harus tumbuh, petani harus mendapatkan manfaat dan anak-anak muda juga harus punya peluang,” ujarnya.


Deng Raja menegaskan, pembangunan desa tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Menurutnya, keberpihakan terhadap masyarakat harus menjadi ukuran utama dalam setiap kebijakan desa.


Ia pun mengisyaratkan kesiapan untuk berada di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi warga apabila nantinya mendapat amanah memimpin Desa Mattabulu.


“Kalau masyarakat memberikan kepercayaan, saya siap bekerja dan memperjuangkan kepentingan seluruh warga. Tidak boleh ada kepentingan kelompok yang mengalahkan kepentingan rakyat,” katanya.


Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kontestasi kepemimpinan Desa ke depan tidak hanya soal siapa yang menjadi kepala desa, tetapi juga bagaimana arah Mattabulu dikelola dan siapa yang benar-benar berdiri di sisi masyarakat.


Deng Raja pun mulai memasang garis tegas: potensi Mattabulu harus menjadi kekuatan rakyat, dan kepentingan warga harus berada di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.


(Andi Asrul)