Soppeng, Rajapena.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menunjukkan kepeduliannya kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran dengan mendatangi langsung lokasi kebakaran di Dusun Paddempung, Desa Rompegading, Kecamatan Liliriaja, Minggu (9/8/2026) malam.
Kunjungan tersebut dilakukan sehari setelah kebakaran yang menghanguskan tiga rumah panggung milik warga. Dalam kesempatan itu, Suwardi menemui tiga kepala keluarga yang menjadi korban untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyerahkan bantuan.
Bupati didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Soppeng Taufik Ramli, S.Sos., M.M., Plt Kepala Dinas Pertanian, pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Camat Liliriaja Andi Lukman Saransi.
Selain menyerahkan bantuan berupa sembako, beras, pakaian, terpal, kasur dan kebutuhan pokok lainnya, Suwardi juga memberikan santunan pribadi kepada masing-masing kepala keluarga yang terdampak kebakaran.
Menurut Suwardi, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian agar warga tidak merasa sendiri menghadapi cobaan.
“Kita turut merasakan apa yang dialami keluarga korban. Yang terpenting sekarang adalah tetap tabah dan saling menguatkan. Pemerintah akan berupaya membantu sesuai kemampuan yang ada,” ujar Suwardi.
Di hadapan para korban, Bupati juga mengajak keluarga yang terdampak untuk tetap optimistis dan tidak kehilangan semangat meskipun harus menghadapi kehilangan yang cukup besar.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Bupati menyempatkan diri berdialog langsung dengan para korban untuk mengetahui kondisi mereka pascakebakaran serta kebutuhan yang masih diperlukan.
Diketahui, kebakaran terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Api diduga berasal dari arus pendek listrik di salah satu rumah sebelum merambat ke dua rumah lainnya yang berada berdekatan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga rumah beserta berbagai harta benda milik warga tidak dapat diselamatkan. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kunjungan Bupati sehari setelah kejadian menjadi bukti hadirnya pemerintah daerah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah, sekaligus memastikan kebutuhan dasar para korban dapat segera terpenuhi.
(Andi Asrul)
