Soppeng, Rajapena.com,– Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng secara resmi membuka Perkemahan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pramuka ke-65 di Kawasan Wisata Alam (KWA) Waduk Ompo, Minggu (2/8/2026). Pada momen tersebut, Bupati juga melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Pembukaan perkemahan menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk menegaskan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari Pramuka Penggalang tingkat SD/MI dan SMP/MTs serta Pramuka Penegak tingkat SMA/SMK/MA dari gugus depan se-Kabupaten Soppeng.
Dalam sambutannya, Suwardi Haseng mengatakan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
"Perkemahan bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi wahana pembentukan karakter. Di sinilah peserta belajar mandiri, disiplin, bekerja sama, memimpin, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama," ujar Suwardi.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, hingga maraknya informasi yang menyesatkan. Oleh sebab itu, pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka dinilai semakin relevan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Bupati berharap seluruh peserta memanfaatkan kegiatan perkemahan sebagai sarana mengembangkan kemampuan, memperluas persahabatan, sekaligus melatih kepemimpinan yang akan berguna dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain membuka perkemahan, Suwardi Haseng juga melepas Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng yang akan mewakili daerah pada Jambore Nasional (Jamnas) XII di Cibubur. Ia meminta seluruh anggota kontingen menjaga nama baik Kabupaten Soppeng dengan menunjukkan sikap disiplin, sportivitas, serta semangat persaudaraan selama mengikuti kegiatan tingkat nasional tersebut.
"Jadilah duta terbaik Kabupaten Soppeng. Tunjukkan bahwa Pramuka Soppeng memiliki karakter yang kuat, semangat kebersamaan, dan mampu bersaing dengan kontingen dari seluruh Indonesia," pesannya.
Perkemahan yang berlangsung pada 2–5 Agustus 2026 itu diisi berbagai kegiatan edukatif, pelatihan keterampilan, lomba kepramukaan, pendidikan karakter, hingga aktivitas kepemimpinan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas peserta.
Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan, keselamatan, dan kebersihan lingkungan selama mengikuti kegiatan di kawasan Waduk Ompo. Ia meminta para pembina dan pelatih memberikan pendampingan terbaik agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi peserta.
Sementara itu, Ketua Panitia Drs. Sulo Parma, M.Si., mengatakan perkemahan tahun ini mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045." Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung pembangunan karakter generasi muda sekaligus berkontribusi terhadap program pembangunan nasional.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi media evaluasi hasil pembinaan peserta didik serta mempererat persatuan dan persaudaraan di lingkungan Gerakan Pramuka.
Acara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, staf ahli, para asisten Setda, kepala perangkat daerah, para camat, Ketua Kwartir Ranting beserta jajaran pengurus, kepala sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan, serta para pembina Pramuka.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap Gerakan Pramuka terus menjadi wadah pembentukan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, nasionalis, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
(Andi Asrul)
