Pesantren Dinilai Punya Peran Besar, Bupati Soppeng Siap Dukung Hari Santri 2026

Pesantren Dinilai Punya Peran Besar, Bupati Soppeng Siap Dukung Hari Santri 2026

Kamis, 30 Juli 2026


Soppeng, Rajapena.com, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Soppeng memastikan rangkaian peringatan Hari Santri 2026 akan dimulai dari Kecamatan Marioriawa. Kepastian tersebut disampaikan saat audiensi dengan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, di ruang kerjanya, Kantor Bupati Soppeng, Rabu (29/7/2026).


Audiensi dipimpin Ketua FKPP Kabupaten Soppeng, Najamuddin, S.Ag., M.Pd.I., didampingi sejumlah pimpinan pondok pesantren, di antaranya Pimpinan Ponpes Yasrib Soppeng H. Muh. Taslim Basri Daud, Lc., perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Soppeng H. A. Darwis, S.Ag., M.Ag., Pimpinan Ponpes Pergi Ganra KM. Sulaeman, S.Pd.I., serta Wakil Pimpinan DDI Pattojo H. Supriadi, Lc.


Dalam kesempatan tersebut, Najamuddin menjelaskan bahwa audiensi dilakukan sebagai ajang silaturahmi sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober.


"Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan Hari Santri. Kami juga berharap Bupati Soppeng dapat hadir pada kegiatan tersebut," ujar Najamuddin.


Ia menambahkan, peringatan Hari Santri di Kabupaten Soppeng akan dilaksanakan secara bertahap di setiap kecamatan. Kecamatan Marioriawa ditetapkan sebagai lokasi pembuka rangkaian kegiatan sebelum berlanjut ke kecamatan lainnya.


Selain memaparkan agenda kegiatan, FKPP juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap perkembangan pendidikan pesantren.


"Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap pesantren di Soppeng. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkembang," katanya.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan Hari Santri sekaligus mendorong kemajuan pondok pesantren di daerah.


"Pesantren punya peran besar dalam membentuk anak-anak kita, bukan hanya dari sisi ilmu agama tetapi juga akhlaknya. Pemerintah daerah tentu akan terus memberi perhatian agar pesantren di Soppeng bisa berkembang dengan baik," tutur Suwardi.


Pada akhir audiensi, FKPP secara resmi menyerahkan undangan kepada Bupati Soppeng untuk menghadiri rangkaian peringatan Hari Santri 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan pesantren dalam mengembangkan pendidikan keagamaan serta membina karakter generasi muda di Kabupaten Soppeng.


(Andi Asrul)