Bupati Soppeng Sebut Turnamen Bhayangkara Cup Jadi Sarana Cetak Talenta Sepak Bola Daerah

Bupati Soppeng Sebut Turnamen Bhayangkara Cup Jadi Sarana Cetak Talenta Sepak Bola Daerah

Kamis, 02 Juli 2026


Soppeng, Rajapena.com,– Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., menilai turnamen sepak bola di tingkat desa memiliki peran strategis dalam mencetak atlet-atlet muda berbakat sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Soppeng.


Hal itu disampaikan Suwardi Haseng saat menghadiri penutupan Turnamen Bhayangkara Cup IV dan Ganra Cup V Tahun 2026 di Lapangan Andi Palloge, Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Rabu (1/7/2026).


Menurutnya, kompetisi sepak bola tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, dan mempererat persaudaraan antarmasyarakat.


"Turnamen seperti ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah membangun sportivitas, memperkuat silaturahmi, dan melahirkan atlet-atlet potensial," ujar Suwardi Haseng.


Ia berharap turnamen seperti Bhayangkara Cup dan Ganra Cup dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pemain muda berbakat yang lahir dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Soppeng di berbagai ajang kompetisi.


Suwardi juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen, mulai dari Polres Soppeng, pemerintah kecamatan dan desa, panitia pelaksana hingga masyarakat yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.


Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam membangun iklim olahraga yang sehat sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Bupati turut mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi yang aman dan kondusif agar kegiatan olahraga maupun aktivitas sosial lainnya dapat terus berkembang di Kabupaten Soppeng.


Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat."


Pada laga final kategori umum, Ganra FC berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Mantap FC. Sementara Monas FC dan Buttue Jaya FC asal Kabupaten Barru menempati posisi juara ketiga bersama. Di kategori usia madya, Ganra All Star tampil sebagai juara, sedangkan Wajo All Star harus puas sebagai runner-up.


Penutupan turnamen dilakukan secara resmi oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto, Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos., unsur Forkopimcam Ganra, kepala desa, tokoh masyarakat, serta ratusan penonton yang memadati Lapangan Andi Palloge.


(Andi Asrul)