Maju di Pilkades Mattabulu, Udin Jahe Merah Tawarkan Konsep Desa Wisata dan Transformasi Digital

Maju di Pilkades Mattabulu, Udin Jahe Merah Tawarkan Konsep Desa Wisata dan Transformasi Digital

Selasa, 23 Juni 2026


Soppeng, Rajapena.com, – Suasana menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Soppeng mulai terasa. Sejumlah figur mulai bermunculan dan menyatakan kesiapan untuk ikut bertarung memperebutkan kepercayaan masyarakat. Di Desa Mattabulu, nama Udin Sam atau yang lebih dikenal dengan sapaan Udin Jahe Merah menjadi salah satu sosok yang menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi tersebut.


Pengusaha muda yang dikenal melalui usaha Jahe Merah itu mengaku terpanggil untuk mengambil bagian dalam pembangunan desa melalui jalur pemerintahan. Baginya, menjadi kepala desa bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk melayani dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.


Keputusan untuk maju sebagai calon Kepala Desa Mattabulu, kata Udin Sam, lahir dari keinginan untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi daerah yang selama ini menjadi tempat tinggal dan aktivitas masyarakat yang ia kenal dekat.


“Saya melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan di Mattabulu. Karena itu saya ingin ikut mengambil peran agar potensi tersebut dapat dikelola dengan baik demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Selasa (23/6/2026). 


Menurut Udin, dukungan yang terus mengalir dari keluarga, sahabat, dan berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu alasan yang semakin menguatkan niatnya untuk maju pada Pilkades yang direncanakan berlangsung pada Maret mendatang.


Sebagai pelaku usaha, Udin mengaku terbiasa menghadapi berbagai tantangan dan mencari solusi terhadap persoalan yang muncul. Pengalaman tersebut diyakininya dapat menjadi modal berharga dalam mengelola pemerintahan desa yang semakin dituntut untuk inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama Udin adalah pengembangan pariwisata desa. Menurutnya, Desa Mattabulu memiliki potensi alam dan daya tarik yang layak untuk diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat luar.


Ia menilai sektor pariwisata dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru apabila dikelola secara profesional dan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Kehadiran wisatawan diyakini akan membuka peluang usaha bagi warga, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga berbagai usaha mikro lainnya.


“Potensi wisata yang ada harus menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat. Jika dikembangkan secara serius, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh warga,” katanya.


Selain pariwisata, Udin juga menaruh perhatian besar terhadap sektor pertanian, khususnya budidaya jahe merah. Komoditas tersebut dinilai memiliki prospek yang baik karena permintaannya terus meningkat seiring berkembangnya industri kesehatan dan produk herbal.


Melalui pengalaman yang dimilikinya di bidang usaha jahe merah, ia berharap masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan peluang untuk mengembangkan komoditas tersebut sebagai salah satu sumber pendapatan keluarga.


Tidak hanya berbicara mengenai sektor ekonomi, Udin Sam juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur digital di pedesaan. Menurutnya, akses internet yang memadai saat ini menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat.


Ia menyebutkan bahwa internet memiliki peran besar dalam mendukung proses belajar mengajar, pelayanan administrasi pemerintahan, komunikasi, hingga pemasaran produk usaha masyarakat.


Karena itu, jika mendapatkan amanah dari masyarakat, ia berkomitmen untuk memperjuangkan peningkatan kualitas jaringan internet agar dapat dinikmati secara merata oleh seluruh warga Desa Mattabulu.


“Di era digital seperti sekarang, internet bukan lagi kebutuhan sekunder. Akses yang baik akan membantu masyarakat mendapatkan informasi, mengembangkan usaha, dan membuka peluang yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya.


Udin menilai kemajuan desa tidak hanya diukur dari banyaknya pembangunan fisik yang dilakukan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, teknologi harus menjadi alat untuk mempercepat pembangunan dan memperluas kesempatan ekonomi bagi warga.


Ia optimistis bahwa kombinasi antara pengembangan wisata, penguatan sektor pertanian jahe merah, dan peningkatan akses digital dapat menjadi fondasi kuat bagi kemajuan Desa Mattabulu di masa depan.


Menjelang Pilkades serentak yang semakin dekat, dinamika politik desa dipastikan akan semakin menarik untuk disimak. Masyarakat pun mulai mencermati berbagai figur yang muncul dengan gagasan dan program yang ditawarkan.


Di tengah persiapan tersebut, Udin Jahe Merah hadir membawa visi pembangunan yang menitikberatkan pada pemanfaatan potensi lokal dan kemajuan teknologi. Kini, keputusan berada di tangan masyarakat Mattabulu yang nantinya akan menentukan arah kepemimpinan desa untuk beberapa tahun ke depan.


“Saya hanya ingin menjadi bagian dari upaya memajukan Mattabulu. Jika masyarakat memberikan kepercayaan itu, saya akan berusaha menjalankannya dengan penuh tanggung jawab,” tutup Udin Sam.


(Andi Asrul)