Bupati Soppeng Lakukan Penataan Bertahap, Puluhan Kepala Sekolah Definitif Telah Ditetapkan

Bupati Soppeng Lakukan Penataan Bertahap, Puluhan Kepala Sekolah Definitif Telah Ditetapkan

Minggu, 14 Juni 2026


Soppeng, Rajapena.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus melakukan penataan kepemimpinan di satuan pendidikan melalui pengisian jabatan kepala sekolah secara bertahap. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pendidikan berjalan optimal dengan dukungan kepemimpinan yang definitif dan sesuai ketentuan yang berlaku.


Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, mengatakan bahwa penataan jabatan kepala sekolah menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan tata kelola pendidikan di daerah.


Menurutnya, proses pengisian jabatan kepala sekolah tidak dapat dilakukan secara sekaligus karena harus melalui berbagai tahapan administrasi dan penilaian kompetensi yang telah diatur dalam regulasi pemerintah.


"Hingga saat ini kurang lebih 40 kepala sekolah definitif telah ditetapkan. Penataan ini akan terus dilakukan secara bertahap sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku," ujar Suwardi, Minggu (14/6/2026).


Ia menjelaskan, sejumlah sekolah saat ini masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah. Namun kondisi tersebut terus menjadi perhatian pemerintah daerah agar secara bertahap dapat terisi oleh kepala sekolah definitif yang memenuhi persyaratan.


Suwardi menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan tugas tambahan yang diberikan kepada guru yang memenuhi kualifikasi, sehingga proses penempatannya harus mengacu pada regulasi dan mekanisme yang berlaku.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Soppeng memilih melakukan penataan secara terukur dan hati-hati guna menghindari persoalan administratif maupun hukum di kemudian hari.


Selain penataan sumber daya manusia, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.


Pemerintah Kabupaten Soppeng optimistis proses penataan yang sedang berjalan akan mampu memenuhi kebutuhan kepala sekolah definitif di seluruh sekolah secara bertahap, sekaligus memperkuat mutu penyelenggaraan pendidikan di daerah.


(Andi Asrul/JOIN)