Siaga May Day! Kapolres Soppeng Bongkar Strategi Redam Demo, Ternyata Ini yang Disiapkan!”

Siaga May Day! Kapolres Soppeng Bongkar Strategi Redam Demo, Ternyata Ini yang Disiapkan!”

Jumat, 01 Mei 2026


Soppeng, Rajapena.com,– Menyambut momentum Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, jajaran kepolisian di Kabupaten Soppeng tidak tinggal diam. Suasana serius dan penuh kesiapsiagaan tampak dalam apel pimpinan yang digelar di Lapangan Apel Mako Polres Soppeng, Jumat pagi.


Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., secara langsung memimpin jalannya apel dan memberikan arahan penting kepada seluruh personel.


Dalam penekanannya, ia menyoroti potensi meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama aksi unjuk rasa yang kerap terjadi di berbagai kota besar saat May Day.


Namun menariknya, Kapolres mengungkap fakta yang jarang diketahui publik.Ternyata, peringatan May Day kini tidak melulu soal demonstrasi!


Di sejumlah kota besar, kegiatan buruh mulai bergeser ke arah yang lebih positif. Mulai dari May Day Fiesta, aksi sosial seperti pembagian sembako, hingga kegiatan kebersamaan yang dinilai mampu meredam potensi konflik di tengah masyarakat.


“Ini bukan sekadar pengamanan aksi, tapi bagaimana kita menjaga situasi tetap kondusif dengan pendekatan yang lebih humanis,” tegas Kapolres dalam arahannya.


Strategi ini disebut sebagai langkah preventif yang terbukti efektif dalam menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar tidak lengah. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk pengawalan harus dilakukan secara profesional, sesuai prosedur, dan mengedepankan pendekatan persuasif.


Pendekatan humanis menjadi kunci utama agar tidak terjadi eskalasi yang dapat memicu konflik di lapangan.


Di balik kondisi wilayah yang tetap aman, ada peran penting yang tak terlihat. Kapolres secara khusus memberikan apresiasi kepada Satuan Intelkam yang telah melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi kerawanan.


Langkah ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Soppeng.


“Deteksi dini adalah kunci. Dengan itu, kita bisa mencegah sebelum terjadi,” ungkapnya.


Menutup arahannya, Kapolres mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergitas dan memanjatkan doa bersama.

Harapannya satu: Soppeng tetap aman, damai, dan kondusif di tengah momentum May Day.


Dengan berbagai strategi yang telah disiapkan, publik kini menanti, apakah pendekatan humanis ini mampu menjaga situasi tetap terkendali?


Atau justru ada dinamika lain yang akan muncul? Kita tunggu perkembangan selanjutnya!


(Andi Asrul)