Soppeng, Rajapena.com,– Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti Masjid Agung Darussalam Watansoppeng, Kamis (16/4/2026). Sebanyak 150 santri dan anak yatim tampak sumringah saat menerima santunan dari Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi.
Momen tersebut bukan sekadar penyerahan bantuan biasa. Di baliknya, tersimpan kepedulian dan harapan besar bagi masa depan generasi muda Soppeng, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Sejak pagi, para santri dan anak yatim dari berbagai pondok pesantren telah memadati area masjid. Wajah-wajah ceria terpancar saat satu per satu menerima bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh pemerintah daerah dan BAZNAS.
Adapun para penerima santunan berasal dari enam pondok pesantren di Kabupaten Soppeng, yakni Pontren Yasrib Lapajung, DDI Pattojo, Pergis Ganra, Pertanian NU Sering, Darunnaim Pesse, dan As’Adiyah Tokare.
Kehadiran mereka menambah suasana khidmat sekaligus mempererat kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, dalam sambutannya menegaskan bahwa santunan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui lembaganya.
“Anak-anak yatim ini adalah tanggung jawab kita bersama. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat untuk terus belajar serta meraih cita-cita,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kepercayaan para muzakki yang terus mendukung program-program sosial BAZNAS, sehingga bantuan dapat disalurkan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program sosial yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak yatim dan para santri.
“Ini adalah program yang sangat positif. Kita ingin memastikan bahwa anak-anak yatim dan para santri tetap merasakan perhatian, kasih sayang, serta kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka,” ungkapnya.
Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan BAZNAS menjadi salah satu kunci penting dalam memperluas jangkauan bantuan sosial. Dengan sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program-program kemanusiaan.
Ia pun berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus ditingkatkan baik dari segi jumlah penerima maupun nilai bantuan yang diberikan.
“Melalui santunan ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi mereka. Semoga ini menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, semangat berbagi dinilai tetap harus dijaga dan diperkuat.
Senyum bahagia yang terpancar dari wajah para santri dan anak yatim menjadi gambaran nyata bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat baru bagi mereka untuk terus melangkah meraih masa depan yang lebih baik.
(Andi Asrul)
