Satu Tahun Kepemimpinan Suwardi–Selle, Sektor Pendidikan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Soppeng

Satu Tahun Kepemimpinan Suwardi–Selle, Sektor Pendidikan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Soppeng

Sabtu, 21 Februari 2026

Soppeng, Rajapena.com,– Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati H. Suwardi Haseng dan Wakil Bupati Selle KS Dalle, Pemerintah Kabupaten Soppeng mencatat capaian yang cukup menggembirakan. Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, sektor pendidikan justru tampil sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng tahun 2025.


Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pendidikan tercatat sebagai kontributor terbesar dalam mendukung laju pertumbuhan ekonomi daerah. Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa kebijakan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) mulai menunjukkan hasil nyata.


Sejak awal masa kepemimpinan, Suwardi–Selle menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas strategis pembangunan daerah. Berbagai kebijakan diarahkan pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan kapasitas tenaga pendidik, serta memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan lainnya.


Pendekatan tersebut dinilai sebagai langkah visioner. Di tengah persaingan antar daerah yang semakin kompetitif, investasi pada sektor pendidikan diyakini menjadi fondasi utama dalam menciptakan daya saing jangka panjang.


Tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas SDM, sektor pendidikan juga mampu menggerakkan aktivitas ekonomi lokal. Kehadiran lembaga pendidikan yang berkembang turut mendorong perputaran ekonomi, mulai dari sektor jasa, UMKM, hingga kebutuhan hunian dan transportasi.


Rektor Universitas Lamapapoleinro (Unipol), Dr. Hj. Andi Adawiah, SE, MM, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendorong kemajuan sektor pendidikan.


Menurutnya, selama satu tahun terakhir, pemerintah daerah memberikan ruang kolaborasi yang luas bagi perguruan tinggi untuk terlibat aktif dalam pembangunan.


“Sebagai bagian dari insan pendidikan di Kabupaten Soppeng, kami merasakan secara langsung dukungan pemerintah daerah yang sangat terbuka dan konstruktif. Unipol diberikan kesempatan luas untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM,” ujarnya.


Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan menjadi faktor kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang progresif dan berkelanjutan.


Capaian sektor pendidikan sebagai kontributor utama pertumbuhan ekonomi bukanlah hasil instan. Andi Adawiah menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kebijakan yang konsisten, terukur, dan berpihak pada penguatan SDM.


“Pertumbuhan ekonomi yang dipicu sektor pendidikan adalah indikator bahwa investasi pada manusia memberikan hasil nyata. Ini membutuhkan visi yang jelas dan komitmen kuat dari pemerintah daerah,” tegasnya.


Data BPS menjadi tolok ukur objektif atas keberhasilan arah pembangunan yang ditempuh selama satu tahun terakhir. Pendidikan tidak lagi dipandang semata sebagai sektor pelayanan publik, tetapi telah menjadi instrumen strategis pembangunan ekonomi.


Dalam suasana bulan Al Muharram, Dr. Hj. Andi Adawiah yang tengah berada di Kota Suci Mekkah turut menyampaikan ucapan selamat atas satu tahun kepemimpinan Suwardi Haseng dan Selle KS Dalle.


Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi kemajuan Kabupaten Soppeng, khususnya dalam sektor pendidikan.


“Salamaki. Insya Allah, kami akan terus mendukung langkah Bapak berdua dalam membangun Kabupaten Soppeng, terutama di sektor pendidikan. Semoga sinergi ini semakin kuat dan membawa keberkahan bagi daerah,” ucapnya.


Satu tahun kepemimpinan menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan untuk melanjutkan transformasi pembangunan. Tantangan ke depan tentu tidak ringan, namun fondasi yang telah dibangun dinilai cukup kuat.


Dengan pendidikan sebagai motor penggerak ekonomi, Kabupaten Soppeng dinilai berada di jalur yang tepat dalam membangun daya saing daerah. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas SDM sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.


Ke depan, publik menanti langkah-langkah strategis lanjutan yang mampu memperkuat capaian ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng.


(Andi Asrul)