Gowa, Rajapena.com, Perpustakaan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku terima kunjungan Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) dalam rangka koordinasi dan evaluasi kegiatan perpustakaan, Senin (14/7).
Koordinasi dan evaluasi bertujuan untuk mendukung penyebaran informasi dan pengetahuan di bidang pertanian. Evaluasi ini menjadi sarana untuk meninjau pelaksanaan program, memperbaiki kinerja layanan, serta mendorong peningkatan kualitas literasi pertanian secara berkelanjutan.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya inovasi dan teknologi digital dalam menjaga ketahanan pangan. Ia menyatakan bahwa literasi informasi menjadi bagian dari strategi Kementan dalam menjaga stabilitas pangan.
Senada dengan arahan Mentan Amran, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyebutkan bahwa dukungan inovasi dan pemanfaatan teknologi sebagai kunci tercapainya target peningkatan produksi pangan nasional.
Rombongan BB Pustaka tersebut disambut hangat oleh Kepala Bagian Umum BBPP Batangkaluku, Rosdiana dan pengelola perpustakaan.
"Perpustakaan kami telah memperoleh akreditasi A yang dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, melalui kunjungan BB Pustaka kami meminta bimbingan dan pendampingan untuk pengembangan perpustakaan ke depannya," ujar Rosdiana.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Evaluasi BB Pustaka, Suryono berharap agar akreditasi yang telah diraih perpustakaan BBPP Batangkaluku agar dipertahankan. Ia juga mendorong peningkatan kompetensi pustakawan dan pengelola melalui partisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan kepustakawanan.
"Dengan mengikuti kegiatan-kegiatan kepustakawanan, baik yang diselenggarakan oleh BB Pustaka maupun Perpusnas, hal ini penting untuk memastikan bahwa layanan informasi dan literasi pertanian terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan zaman," ujarnya.