Berduka, Ayah Najwa Shihab : Selamat Jalan Turut berduka cita atas wafatnya sahabat dan guru kami

Berduka, Ayah Najwa Shihab : Selamat Jalan Turut berduka cita atas wafatnya sahabat dan guru kami

Sabtu, 07 Agustus 2021

Quraish Shihab dan Najwa Shihab (Ist).

Jakarta, Rajapena.com,-Berita duka terus berdatangan selama pandemi melanda negeri.


Kali ini kabar duka datang dari ayah Najwa Shihab, Muhammad Quraish Shihab.


Ayah Najwa Shihab bersedih melepas sosok pria yang selama ini menjadi panutannya.


Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu, Quraish Shihab mendadak mengejutkan publik.


Bagaimana tidak? Ayah Najwa Shihab tersebut sempat dikabarkan dirawat di rumah sakit lantaran memiliki keluhan sakit jantung.


Meski sempat membuat publik khawatir, ayah Najwa Shihab akhirnya dikabarkan sembuh usai pemasangan alat pacu jantung.


Ia pun akhirnya diperbolehkan untuk kembali pulang ke rumah.


Jarang terdengar kabarnya, siapa sangka baru-baru ini Quraish Shihab justru mendadak membawa kabar duka dari sosok panutannya.


Hal itu diketahui dari unggahan di akun Instagram @quraish.shihab pada Kamis (05/08/2021).


Dalam unggahan itu, Quraish Shihab tampak memajang sebuah foto seorang laki-laki.


Laki-laki itu tampak mengenakan busana koko warna hijau dan surban di bagian kepala.


Usut punya usut, sosok tersebut adalah Habib Seggaf bin Muhammad Al-Jufri seorang ulama sekaligus ketua utama Al Khairaat Palu.


Habib Seggaf bin Muhammad Al-Jufri sendiri adalah sahabat sekaligus guru Quraish Shihab.


Di foto tersebut, ayah Najwa Shihab itu pun tampak membubuhkan kalimat belasungkawa.


“Turut berduka cita atas wafatnya sahabat dan guru kami, semoga Allah SWT menerima amal baiknya dan keluarga juga murid-muridnya mampu melanjutkan perjuangan beliau,” tulisnya.


Tak hanya itu, ayah Najwa Shihab juga membubuhkan kalimat menyayat hati atas wafatnya sang ulama.


Ia bersedih lantaran menurutnya kematian seorang ulama adalah tanda hilangnya ilmu.


“Ilmu tidak hilang kecuali dengan Wafatnya Ulama.


Kemarin kita kehilangan Ilmu dengan berpulangnya saudara, sahabat dan teman seperjuangan Habib Seggaf bin Muhammad Al-Jufri.”.


“Sedih memang wajar dirasakan oleh manusia, namun kematian bukanlah ketiadaan, walau jasad beliau sudah tidak hadir namun ruhnya selalu menyertai dan memperhatikan apakah kita, para murid, teman, anak-anaknya melanjutkan estafet perjuangan beliau atau hanya terdiam,” tulisnya.


Lebih lanjut, ayah Najwa Shihab tersebut lantas menyinggung soal kematian yang bisa datang kapan saja.


Unggahan ayah Najwa Shihab


“Cukuplah kematian menjadi pemberi nasihat, nasihat bagi kita semua bahwa mati dapat terjadi kapan saja.”.


“Bersiaplah para pengganti untuk menjadi penerus dalam menegakkan nilai-nilai Islam yang ramah dan sejuk di muka bumi ini sebagaimana yang ditinggalkan oleh guru dan sahabat kita semua, Habib Segar bin Muhammad Al-Jufri. Selamat jalan,” ujarnya.


Mengetahui hal itu, para netizen bersedih dan mendoakan agar ayah Najwa Shihab selalu sehat.


“Kami sangat mencintainya,” tulis akun @addolowiy.


“Kami begitu mencintainya, kami sangat kehilangan,” imbuh akun @irmasabrina.


“Sehat-sehat selalu Guru @quraish.shihab,” timpal akun @azmaraku.


Muhammad Quraish Shihab, biasa dipanggil Pak Quraish Shihab, lahir di Rappang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.


Ia lahir pada tanggal1 6 Februari 1944 dari pasangan Abdurrahman Shihab dan Asma Aburisyi.


Quraish Shihab adalah anak keempat dari 12 bersaudara.


Ia menikah dengan Fatmawaty Assegaf pada 2 Februari 1975 di Solo dan dikaruniai lima orang anak.


Salah satunya adalah Najwa Shihab.


(Mo/Resi).